25 Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit Simak Apa Saja!

Rasa gatal bisa dialami oleh siapa saja. Biasanya, gatal bisa disebabkan oleh banyak hal. Misalnya alergi makanan dan debu. Namun, kulit gatal juga bisa terjadi pada survivor Covid-19. Taukah anda terdapat Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit lohh, simak apa saja!

Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit
encrypted-tbn0.gstatic.com

Kondisi gatal ini bisa jadi tak tertahankan dan menjengkelkan. Perlu perhatian lebih untuk bisa mengurangi rasa gatal. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menghindari makanan dan minuman tertentu yang akan memperparah gatal.

Pasalnya, makanan dan minuman tersebut diduga membuat kondisi kulit lebih gatal dari sebelumnya. Selain itu, proses penyembuhan akan memakan waktu lebih lama. Apalagi bagi seseorang yang alergi terhadap makanan tertentu, ia membutuhkan perhatian lebih.

Berikut Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit,

1. Gandum.

Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit bahwa gandum memiliki protein termasuk albumin, glisin, globulin, dan gluten. Bahan-bahan ini dapat menyebabkan masalah seperti gatal-gatal, gangguan pencernaan, dan masalah pernapasan.

2. Susu sapi.

Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit selanjutnya adalah Susu sapi, mengandung dua protein yang bisa menjadi penyebab umum reaksi alergi dan memperparah gatal. Kedua protein ini dapat menyebabkan pembengkakan pada bibir, lidah, tenggorokan, gatal-gatal dan kesemutan di sekitar mulut.

3 telur.

Bagi mereka yang menderita gatal-gatal, telur juga Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit. Makanan ini bisa memperparah gatal, terutama bagi penderita alergi. Selain itu, telur dapat menyebabkan berbagai masalah pencernaan, termasuk muntah, diare, dan sakit perut.

4. Kacang almond.

Kacang-kacangan, termasuk almond, harus dihindari. Selain rasa gatal yang tidak kunjung hilang, bisa menyebabkan kesemutan, kemerahan pada kulit dan pembengkakan pada mulut.

5. Ikan.

Jenis ikan seperti lele, salmon, cod dan tuna juga sebaiknya dihindari. Terutama bagi mereka yang alergi ikan. Efeknya akan menimbulkan gejala seperti gatal parah, sakit perut dan lain-lain.

6. Kerang.

Meski bergizi, sebaiknya hindari makanan laut saat gatal terasa. Pada kasus yang parah, kerang bisa menyebabkan tekanan darah turun dan efeknya bisa berakibat fatal.

7. kedelai.

Untuk seseorang yang menderita gatal-gatal belum lagi alergi, sebaiknya menjauhi kedelai terlebih dahulu. Reaksi terhadap protein kedelai dapat memperburuk rasa gatal. Ini ditemukan di banyak produk kedelai seperti edamame, miso, tahu dan tempe.

8. Udang.

Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit berikutnya adalah udang, Seseorang yang memiliki alergi udang akan lebih parah ketika merasa gatal. Yang terbaik adalah menghindari makanan seperti udang. Ada kekhawatiran bahwa hal itu dapat memperburuk kondisi gatal.

9. Kacang.

Kacang adalah Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit , kenari bisa memperparah gatal karena mengandung protein spesifik yang bisa memicu respon imun tubuh. Efek yang parah akan menyebabkan ruam dan gejala lain seperti pembengkakan di bawah kulit, sesak napas dan masalah pencernaan.

10. Susu dan Produknya

Susu dan produk susu dapat memicu reaksi alergi, bahkan memperparah rasa gatal yang terjadi pada si kecil. Karena susu mengandung protein kasein dan beta-laktoglubin (protein alergen).

Kedua bahan ini dikenal sebagai alergen utama dalam susu, yang akan merangsang reaksi alergi saat tertelan.

Karena itu, hindari semua produk susu jika bayi Anda merasa gatal pada kulitnya untuk mencegah rasa gatal menjadi lebih hebat dari sebelumnya.

11. Makanan Laut

Makanan ini sudah banyak dihindari oleh banyak orang karena ikan jenis ini berpotensi menyebabkan gatal-gatal bahkan memperparah penyakit kulit. Hal ini karena protein dalam makanan laut terdeteksi berbahaya oleh antibodi dan tidak dapat diterima oleh tubuh.

Selain itu, makanan laut ini termasuk kerang dan kerang, yang dapat menyebabkan alergi dan memperburuk gatal.

Meski bergizi, bayi Anda harus menghindari makanan laut, seperti kerang, udang, kepiting, cumi-cumi, dan lobster.

12. Kacang

Jika Anda merasa gatal, ada baiknya ibu melarang si kecil mengonsumsi kacang-kacangan agar tidak memperparah rasa gatal pada ruam. Karena kenari mengandung protein spesifik yang dapat memicu respon imun tubuh.

Tidak hanya itu, mengonsumsi kacang juga dapat menyebabkan ruam kulit, wajah bengkak, sesak napas, mual, diare, dan masalah pencernaan.

Alergi kacang tanah biasanya terjadi pada anak usia 14 bulan hingga 12 tahun. Kalau kamu punya cerita ini, hindari memberi si kecil makanan yang mengandung kacang-kacangan ya Moms.

13. kedelai

Saat Si Kecil sedang gatal-gatal, hindari makan kacang kedelai terlebih dahulu.

Protein kedelai diduga membuat gatal semakin parah, Bu. Kedelai ditemukan dalam banyak produk, seperti susu, edamame, miso, kecap, tahu, dan tempe.

14. Almond

Selain kacang kedelai, kacang almond juga bisa mempengaruhi tingkat keparahan gatal. Karena amandel gatal tidak kunjung hilang, kemerahan pada kulit, bahkan pembengkakan pada mulut.

Jadi ibu harus jaga ya! Berhati-hatilah saat membeli produk atau makanan untuk menghindari bahan-bahan yang membuat gatal pada si kecil semakin parah.

15. Makanan yang mengandung gluten

Makanan yang mengandung gluten biasanya terdapat pada gandum. Gandum mengandung protein gluten, termasuk albumin, glisin, dan globulin, yang dapat menyebabkan reaksi alergi seperti gatal, iritasi, bengkak, mual, diare, gangguan pencernaan, dan masalah pernapasan.

Untuk menghindarinya, si kecil harus dijauhkan dari biji-bijian, seperti roti, muffin, spaghetti, dan cookies.

16. Ikan laut

Selain makanan laut, sangat disarankan agar Anda menghindari makanan berbahan dasar ikan seperti salmon, tuna dan tuna saat bayi Anda sedang gatal-gatal.

Ikan ini bisa memicu reaksi gatal hingga membuat gatal semakin parah. Ini karena protein dalam ikan yang disimpan dipecah.

Risikonya menjadi lebih buruk jika daging ikan tidak lagi segar.

17. Telur ayam

Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit berikutnya adalah telur ayam, Protein dalam putih telur dan kuning telur dapat menyebabkan reaksi alergi. Namun, beberapa orang lebih alergi terhadap putih telur.

Tidak hanya menyebabkan alergi, telur juga bisa memperparah rasa gatal dan menyebabkan berbagai masalah pencernaan.

Karena itu, hindari telur dan makanan yang mengandung telur, seperti puding dan kue, agar rasa gatal yang terjadi pada bayi Anda bisa cepat mereda.

18. Mayor

Meski sangat jarang, jagung bisa memperburuk rasa gatal bagi sebagian orang, terutama jika tertelan oleh anak yang memiliki alergi jagung. Menurut American College of Allergy, Asthma, and Immunology (ACAAI), alergi jagung sulit diidentifikasi karena reaksinya berasal dari biji jagung itu sendiri.

Sistem kekebalan tubuh salah mengira jagung atau produk yang mengandung jagung berbahaya. Tubuh kemudian mengidentifikasi alergen dan memberi sinyal pada sistem kekebalan untuk melepaskan histamin dan bahan kimia lain yang memicu reaksi. Histamin adalah nutrisi dalam makanan yang menyebabkan kulit gatal.

Karena itu, hindari jagung, produk jagung, dan makanan fermentasi untuk mencegah gatal dan ruam bertambah parah.

Ada 18 Pantangan Makanan Penyakit Gatal Kulit. Meski tidak semua mengalami reaksi yang sama, namun bisa berakibat fatal. Sangat disarankan untuk pergi ke rumah sakit atau ke dokter jika gatal semakin parah, semoga bermanfaat